Langsung ke konten utama

Recount Text

Pengertian

Recount Text merupakan suatu teks yang menjelaskan suatu cerita, aksi dan juga aktivitas dengan tujuan untuk menghibur sekaligus memberi informasi terhadap pembaca.

Jenis teks yang satu ini juga dapat diartikan sebagai sebuah teks yang menceritakan ulan mengenai kejadian atau pengalaman yang ada di masa lampau.

Ciri-Ciri kebahasaan/ Language features

  • Memakai kalimat past tense. Contoh: spent my summer in Jakarta and I was very happy. (Kejadian lampau atau sudah terjadi).
  • Memakai action verbs. Contoh : spent, went, brought, run, eat, go, took, dll
  • Memakai adverb serta adverbial phrase untuk menerangkan waktu, tempat serta cara. Contoh: last month, in Malang, lately, etc.
  • Fokus pada objek tertentu. Sebagai contoh saya (penulis).
  • Memakai conjunction serta time connectives untuk menjelaskan urutan kejadian/ waktu. Contoh: and, after that, or, on Monday, on Sunday, etc.

Struktur (Generic Structure of Recount Text)

Recount Text mempunyai 3 struktur utama, diantaranya seperti:

1. Orientation (Pembuka)

Memberikan informasi mengenai latar belakang yang dibutuhkan untuk dapat memahami sebuah teks, seperti siapa yang terlibat, dimana hal tersebut terjadi, serta kapan hal itu berlangsung.

Contoh:

Yesterday I stayed the night at my friend’s house, Delia, with my other three friends, Amanda, Tiara and Clarisse. Delia’s house is so pretty.

It has a big garden with a lot of kind of flowers and a big swimming pool. Right from the balcony, we can see the scenery of the whole of Bandung city

Terjemahan:

Kemarin aku nginep di rumah Delia, dengan tiga teman aku yang lainnya yang bernama, Amanda, Tiara, dan juga Clarisse. Rumah Delia sangatlah cantik.

Rumahnya terdapat sebuah taman besar lengkap dengan beragam jenis bunga serta kolam renang yang besar. Tepat dari sisi balkon, kita dapat melihat pemandangan seluruh kota Bandung

2. Event (Isi)

Adalah sebuah rekaman kejadian yang berlangsung atau serangkaian acara yang kemudian disusun dengan urutan kronologis.

Sebagai contoh: “In the first day… . And in the next day… . And in the last day… .” 

Di bagian tersebut juga terdapat komentar pribadi mengenai kejadian atau peristiwa yang disebutkan.

Contoh:

When we first arrived at 8 AM, Delia has welcomed us and asked us to get around the house as she explains all the room inside her home along with its function.

After walking around the house, we gathered at Delia’s room to put our things. Then, we go to the garden and have some tea while chatting with each other.

At 12 PM, Delia asked us to eat the lunch prepared by the chef. The food was delicious. It was a traditional food from Korea. After lunch, we decided to go swimming.

We had a good time.  Around 5 PM, we cleaned ourselves and prepared for a BBQ session for the night. We ate a lot of meat and saw the city lights of Bandung City. 

Right by 11 PM, we got back to the house and sat in a circle in Delia’s room to talk and have some discussion.

Terjemahan:

Pada saat kami pertama kali sampai pukul 8 pagi, Delia menyambut kami serta meminta kami untuk berkeliling rumah sembari menerangkan seluruh ruangan di dalam rumahnya sekaligus fungsinya.

Selepas berjalan di area rumah, kami kemudian berkumpul di kamar Delia untuk menaruh barang – barang kami. Lalu, kami pergi ke arah kebun untuk minum teh sembari mengobrol dengan yang lain.

Pada pukul 12 siang, Delia kemudian meminta kami makan siang yang telah disiapkan oleh koki. Makanannya sangat enak. Makanan tersebut merupakan makanan tradisional dari negara Korea. Sesudah makan siang, kami memutuskan untuk berenang.

Aktivitas kami sangat seru. Sekitar pukul 5 sore, kami kemudian membersihkan diri serta bersiap untuk sesi BBQ di malam itu. Kami makan banyak daging sambil melihat lampu – lampu kota Kota Bandung.

Tepat pada pukul 11 malam, kami kembali ke rumah serta duduk melingkar di kamar Delia untuk berbincang – bincang.

3. Reorientation (Penutup/ kesimpulan)

Tahapan terakhir ini adalah tahapan pengulangan dari pengenalan yang ada pada tahap pertama. Pengulangan ini akan dirangkum seluruh peristiwa yang diceritakan.

Kalian dapat menulis opini atau komentar kepada peristiwa yang sudah terjadi.

Contoh:

We finally go to sleep around 2 AM, it was late, but we had so much fun. I would love to go back to Delia’s house.

Terjemahan:

Kami akhirnya tidur sekitar jam 2 pagi, sudah malam, namun kami bersenang – senang. Saya ingin kembali ke rumah Delia.


Jenis teks recount
1. Personal Recount
Personal recount merupakan recount text dengan fungsi untuk menceritakan mengenai pengalaman pribadi dari si penulis.

Sebagai contoh pengalaman liburan, menikah, dan lainnya.

2. Imaginative
Imaginative merupakan jenis recount text dengan fungsi untuk menyajikan suatu kisah imaginatif. Kemudian dituangkan ke dalam cerita peristiwa atau kejadian yang sudah terjadi.

3. Factual Recount
Factual recount merupakan jenis recount text dengan fungsi untuk menyajikan laporan peristiwa yang benar – benar berlangsung/ fakta.

Sebagai contoh laporan ilmiah, laporan percobaan ilmu pengetahuan, laporan kehilangan dan lainnya.

4. Historical Recount
Jenis satu ini menceritakan mengenai sejarah baik itu tempat bersejarah hingga benda bersejarah. Sebagai contoh cerita candi Prambanan, Taj Mahal, The Battle of Surabaya, Proclamtion of Indonesian day.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Video News Items

 Klik link video ini: Student's  activities in Covid 19 Tragedy of Sriwijaya air SJ 182

Exposition

Analytical exposition

Example of Analytical Exposition

Analytical Exposition Text –  The Importance of Library Teks analitical exposition tentang pentingnya perpustakaan I personally believe that libraries are among humanity’s most important institutions for several reasons. Firstly, most of humanity’s collective knowledge is stored in libraries. Secondly, libraries protect and preserve this knowledge. They also classify or group the materials into logical and easily available divisions. Furthermore, libraries make the materials available to everyone and even provide librarians to help us find what we need. Finally, libraries are our link to the past and our gift to the future. From the facts above, I conclude that libraries are important institutions for humanity. 2. Analytical Exposition Text – Weather Related Problem Teks analytical exposition tentang bahaya cuaca extrem Every year thousands of people die, due to weather related problems. It can happen in both winter and in summer. Let’s examine the causes for a moment. The year 200...